SIDIKALANG.WAHANANEWS.CO, Sidikalang - Ditengah minimnya tempat hiburan dan permainan anak di Kabupaten Dairi, pasar malam di Sidikalang menjadi sasaran utama masyarakat untuk mengisi waktu libur bersama keluarga.
Pantauan WahanaNews.co, lokasi pasar malam ramai dipadati pengunjung setiap malam, terutama saat Sabtu dan Minggu. Berbagai wahana permainan anak tersedia mulai dari odong-odong, rumah setan, cabutan lotre, kuda lumping, pancing anak, belajar melukis,tong setan, hingga permainan yang memacu adrenalin. Lampu warna-warni dan deretan lapak jajanan menambah semarak suasana.
Baca Juga:
Iran Sodorkan Damai 7 Hari, Trump Malah Senewen dan Siap Jatuhkan Bom Lagi
Salah satu pengunjung, Mita, mengaku rela datang jauh dari Berampu membawa anak-anaknya.
"Kami jauh datang dari Berampu membawa anak-anak untuk bermain dan membeli jajanan. Karena selama ini kita tidak menemukan hiburan di Dairi ini. Kita datang sore dan nanti malam jam 9 baru pulang demi bawa anak ke pasar malam ini," ucap Mita saat dikonfirmasi WahanaNews.co, Minggu (6/9/2026).
Rekrut Tenaga Lokal
Terpisah, Pengelola Pasar Malam, Tobing, mengatakan kita sengaja datang jauh dari Sibolga untuk membuka pasar malam di Sidikalang, sebelumnya kita dari Kecamatan Tigalingga.
Baca Juga:
Rumah Diskon 70 Persen hingga Duit Rp850 Juta, Kasus Bupati Gowa Makin Terbuka
"Memang kita tahu saat ini perekonomian rakyat saat ini sangat anjlok atau minus. Tapi saat ini pengunjung kita lumayan banyak apalagi Sabtu dan Minggu. Permainan anak banyak. Kita jauh datang dari Sibolga karena kita tahu Sidikalang Dairi pasti hidup pasar malam di sana," ujar Tobing.
Pasar malam Sidikalang [SIDIKALANG.WAHANANEWS.CO / ist]
Ia juga menegaskan pihaknya mempekerjakan tenaga lokal. "Kita pastikan karyawan/pekerja seperti penjagaan tiket berkisar 25 orang itu semua orang lokal atau orang Sidikalang. Pedagang jajanan juga semua pedagang lokal," tambahnya.
Ia berharap keberadaan pasar malam ini bisa menjadi alternatif hiburan murah meriah bagi masyarakat Dairi, sekaligus menggerakkan roda ekonomi pedagang kecil.
[Redaktur: Fernando]