SIDIKALANG.METROJAKARTANEWS.ID, Sidikalang - Warga Desa Kuta Gambir, Kecamatan Sidikalang, Kabupaten Dairi mengeluhkan maraknya aksi balap liar di kawasan Ringroad Kuta Gambir
Keluhan ini terbukti nyata setelah beredar video viral di Facebook yang memperlihatkan dua anak perempuan menjadi korban balap liar.
Baca Juga:
Hotmix Dihampar setelah Hujan, Belum Hitungan Bulan Anggaran Sudah Sia-sia, Hotmix Retak Memanjang, PPK, Kadis PUTR Bungkam
Video yang dibagikan akun @susisitumorang.susi.33 tersebut memperlihatkan dua bocah duduk di kursi plastik hijau di teras rumah dengan luka-luka di wajah, leher dan lutut usai diduga ditabrak pelaku balap liar yang ugal-ugalan.
Keluhan tersebut juga disampaikan langsung salah satu warga Boru Girsang kepada MetroJakartaNews.id. Ia mengaku sangat trauma melihat aksi balap liar yang kerap dilakukan di jalan tersebut.
"Kami sangat trauma melihat balap liar ini, kami memohon bapak Kepolisian Resort Dairi menertibkan balap liar ini, karena sangat mengganggu aktivitas warga, balap liar ini mereka lakukan setiap hari Sabtu sore dan Minggu, apalagi ini kan perkampungan, sangat bahaya buat anak-anak," ujar Boru Girsang dikonfirmasi MetroJakartaNews.id, Senin (2/11/2026)
Baca Juga:
Kebakaran Saat Hujan Deras di Sidikalang Dairi, 1 Rumah Hangus
Menurut warga, Ringroad Kuta Gambir yang seharusnya menjadi akses vital warga untuk membawa hasil pertanian dan menuju ladang, justru berubah menjadi arena balap liar.
Suara bising knalpot racing dan kecepatan tinggi kendaraan sangat membahayakan keselamatan pengguna jalan lain, termasuk petani dan anak sekolah.
Di kolom komentar video viral tersebut, warganet juga menyebut balap liar di kawasan DPM Ringroad terjadi setiap hari Sabtu minggu dan pelakunya adalah anak-anak sekolah yang tidak takut polisi.