SIDIKALANG.METROJAKARTANEWS.ID, Sidikalang - Mediasi terkait komplain warga soal bau kandang babi dan ketidaknyamanan masyarakat di Dusun 3 Desa Berampu, Kecamatan Berampu, Kabupaten Dairi berjalan lancar dan penuh kekeluargaan, Selasa (3/11/2026).
Hadir dalam pertemuan tersebut antara lain Camat Berampu, Kapolsek Sidikalang, Kasat Intel Polres Dairi, Kepala Desa Berampu, Danramil, dan drh. Sahabat Berampu, pemilik kandang babi dan masyarakat setempat
Baca Juga:
Masyarakat Desa Berampu Dairi Bahu-membahu Perbaiki Irigasi
Pertemuan yang difasilitasi oleh Kepala Desa berampu Muchtar Purba, kehadiran Kapolsek kota IPTU Tobok Panggabean bersama Kasat Intelkam Polres Dairi AKP Hotdiman Hutasoit, pemerintah kecamatan, pemerintah desa, dan warga setempat menghasilkan kesepakatan damai.
Pantauan MetroJakartaNes.id dalam mediasi tersebut, drh. Sahabat Berampu turut memberikan penjelasan dari sisi veteriner terkait aturan radius peternakan dan risiko penyakit zoonosis seperti anthrax jika kandang terlalu dekat dengan permukiman warga.
"Beberapa UU mengatur soal beternak dari sisi veteriner, ada aturan pemerintah tentang radius. Di mana bisa terjadi perpindahan penyakit dari hewan ke manusia seperti Anthrax. Saya lihat kondisinya kalau berdekatan dengan rumah tidak bisa," jelas Sahabat Berampu.
Baca Juga:
Lahan Produktif Namun Akses Jalan Sulit, Petani Berampu Minta Perhatian Pemkab Dairi
Menanggapi hal tersebut, Kapolsek menegaskan agar kesepakatan yang telah dibuat bersama benar-benar dijalankan.
"Setelah pertemuan ini semoga kedepannya tidak ada masalah dan kita jalankan apa yang sudah disepakati," ujar IPTU Tobok Panggabean.
Menyikapi permasalahan warganya Kepala Desa Berampu Muchtar Purba mengatakan, "Saya juga pernah berternak babi tetapi saya pastikan jangan sampailah mengganggu tetangga dan warga sekitar seperti kotoran ternak, jadi untuk ibu pemilik ternak kita pindahkan ternaknya agak jauh dari pemukiman, supaya kita di Desa Berampu ini tetap aman dan kondusif."
Dengan berakhirnya mediasi secara damai, diharapkan situasi di Dusun 3 Desa Berampu kembali kondusif. Warga yang mayoritas muslim merasa lega, sementara pemilik ternak juga berkomitmen memperbaiki pengelolaan kandang sesuai aturan.
[Redaktur: RoPang]