SIDIKALANG.METROJAKARTANEWS.ID, Sidikalang - Keterbatasan daya listrik mengakibatkan proses Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) di SMA Negeri 1 Lae Parira, Kecamatan Lae Parira, Kabupaten Dairi, Sumatera Utara, terganggu.
Terlebih saat ini, sedang proses Tes Kemampuan Akademik (TKA). Komputer tidak dapat digunakan maksimal, sehingga TKA dilaksanakan 3 gelombang per hari.
Baca Juga:
10 Calon ART Disekap di Surabaya: Bisnis Penyalur Pekerja Ditutup, Polisi Usut TPPO
Daya listrik yang tersedia saat ini kurang memadai untuk menunjang penggunaan perangkat komputer secara optimal.
Hal itu dikatakan Kepala SMA Negeri 1 Lae Parira, Kabupaten Dairi, Dornal M Tua Silalahi, ditemui Sidikalang.MetroJakartaNews.id di ruang kerjanya, Senin (26/10/2026).
"Kondisi kurang daya ini telah berlangsung lama. Jalan keluar, kami harus mengurangi penggunaan listrik di beberapa ruangan jika sedang dibutuhkan seperti di laboratorium komputer. Genset juga harus selalu kami standby kan," kata Dornal.
Baca Juga:
Neraka di Jalanan Prancis: 75 Kebakaran dan 24 Toko Dijarah Saat Demo Makin Brutal
Ditambahkan, kekurangan daya listrik di sekolah itu juga telah mengakibatkan kerusakan beberapa peralatan elektronik, termasuk komputer, infokus dan lainnya.
Dikatakan, terdapat sekitar 10 unit komputer yang dilaporkan mengalami kerusakan, bahkan ada perangkat yang terbakar.
Kepala SMA Negeri 1 Lae Parira, Kabupaten Dairi, Dornal M Tua Silalahi, Senin (26/10/2026) [SIDIKALANG.METROJAKARTANEWS.ID/Robert Panggabean]