SIDIKALANG.WAHANANEWS.CO, Sidikalang - Dugaan pelecehan seksual terhadap siswi salah satu SMP di Kabupaten Dairi, sebut saja Bunga (15), yang viral belum lama ini, dibantah Bunga dan ibunya, inisial KJS.
Bantahan dan penjelasan terkait kasus dimaksud, dinyatakan dalam surat pernyataan bermaterai, tertanggal 2 September 2026.
Baca Juga:
Iran Sodorkan Damai 7 Hari, Trump Malah Senewen dan Siap Jatuhkan Bom Lagi
Sebagaimana copy surat diterima WahanaNews.co, Kamis (3/9/2026), Bunga menyatakan meminta maaf kepada bapak tuanya (abang kandung ayahnya), yang sebelumnya disebut telah melecehkan Bunga.
"Saya minta maaf sama bapak tua saya. Atas fitnahan saya kepada bapak tua saya yang mana saya mengatakan sama guru saya di lecehkan oleh bapak tua saya. Itu semua alasan saya supaya saya bisa kembali ke kampung. Biar saya dijemput orang tua saya. Karena saya tidak mau berpisah dengan kedua orang tua saya. Jadi apa yang saya katakan sama guru saya itu semua tidak benar," tulis Bunga.
Demikian dengan ibu Bunga, KJS, dalam surat pernyataan pencabutan laporan pengaduan, membantah adanya kasus dugaan pelecehan dimaksud.
Baca Juga:
Rumah Diskon 70 Persen hingga Duit Rp850 Juta, Kasus Bupati Gowa Makin Terbuka
"Dengan ini menyatakan dengan sebenar-benarnya bahwa informasi, berita atau unggahan yang beredar di medos yang menyatakan bahwa telah terjadi dugaan pelecehan seksual kepada boru kami yang diduga dilakukan oleh bapak tuanya adalah tidak benar (hoax)," tulis KJS.
KJS pun mengurai kronologi, Bunga pernah mengalami bullying fisik saat sekolah di Samosir oleh teman laki-lakinya di kelas, sehingga Bunga tidak mau lagi sekolah.
Bunga pun dibawa bapak tuanya ke Kabupaten Dairi, untuk melanjutkan sekolah di salah satu SMP di Kabupaten Dairi.