SIDIKALANG.METROJAKARTANEWS.ID, Sidikalang - Ketua DPD Partai NasDem Kabupaten Dairi, Nasib M. Sihombing, mengapresiasi Polres Dairi, Sumatera Utara, atas keseriusan dalam pemberantasan narkoba.
Apresiasi itu disampaikan setelah kinerja Sat Narkoba Polres Dairi dinilai semakin cepat pasca pergantian Kasat Narkoba yang kini dijabat Iptu Parlindungan Lumbantoruan.
Baca Juga:
Perkuat Kedekatan dengan Jemaat, Polda Jambi Sampaikan Pesan Kamtibmas di GBI MHCC
"Saya sebagai Ketua DPD NasDem Kabupaten Dairi memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Polres Dairi dalam pemberantasan narkoba. Setelah pergantian Kasat Narkoba Iptu P. Lumbantoruan, kinerja memberantas narkoba terlihat cepat dan nyata," ujar Nasib konfirmasi MetroJakartaNews.id, Senin (26/10/2026).
Menurut Nasib, langkah Polres Dairi sudah sesuai dengan amanat Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto yang memerintahkan seluruh jajaran untuk memperkuat pemberantasan narkoba secara masif dan berkelanjutan di seluruh Indonesia, khususnya di Kabupaten Dairi.
Sementara informasi terbaru dari Polres Dairi, Kasi Humas Polres Dairi AKP Syahri Ramadhan mengungkapkan, terbaru, Sat Narkoba Polres Dairi telah mengungkap 9 kasus penangkapan narkoba di seputaran Kabupaten Dairi.
Baca Juga:
Pelantikan Lamsiang Sitompul, DPC HBB Muaro Jambi dan Batanghari Soroti Kasus Pembunuhan Pasutri di Simpur
"9 kasus penangkapan dan 16 orang Tersangka kasus narkoba seputaran Dairi," ucap Syahril kepada MetroJakartaNews.id.
Dari 9 kasus tersebut, sejumlah tersangka diamankan dari berbagai lokasi di Sidikalang dan sekitarnya.
Polres Dairi melalui kasi Humas AKP Syahri Ramadhan juga menegaskan komitmennya untuk terus menggelar program "Dairi Bersinar" (Bersih Narkoba).
"Dan giat Dairi Bersinar bersih narkoba akan terus kita laksanakan, mohon bantuan dan kerjasamanya kepada masyarakat bersama kita bersihkan kabupaten Dairi kita bersih akan narkoba, demi keamanan kita. Polres Dairi ada Call Center kita 110," tegas Syahri.
Ketua NasDem Dairi berharap sinergi masyarakat dan polisi terus diperkuat. Jika melihat peredaran narkoba, warga diminta segera melapor ke Call Center 110.
"Kalau narkoba dibiarkan, yang rusak anak-anak kita. Tidak ada tempat untuk bandar di Bumi Sulang Silima ini," tutup Nasib.
[Redaktur: Ropang]