SIDIKALANG.METROJAKARTANEWS.ID, Sidikalang - Puncak peringatan Hari Ekonomi Kreatif Nasional (HEKRAFNAS) 2026 menjadi momentum penting bagi penguatan ekosistem ekraf di Indonesia.
Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) resmi menjalin kerja sama dengan Gerakan Ekonomi Kreatif Nasional (GEKRAFS).
Baca Juga:
Pelantikan Lamsiang Sitompul, DPC HBB Muaro Jambi dan Batanghari Soroti Kasus Pembunuhan Pasutri di Simpur
Penandatanganan nota kesepahaman (MoU) tersebut berlangsung di Sampoerna Strategic Building, Jakarta, Sabtu (24/10/2026).
MoU ini menjadi bagian dari agenda strategis HEKRAFNAS 2026 yang mengusung semangat Rekacipta.
MoU ini menegaskan komitmen kedua belah pihak untuk saling mendukung, terutama dalam hal perlindungan karya, pengamanan hak kekayaan intelektual, dan mendorong potensi pelaku ekonomi kreatif agar naik kelas.
Baca Juga:
Puluhan SSB se-Sumut dan Aceh Ikuti Putra Kalang Cup XI, Plt Ketua PSSI Dairi: Ini Ajang Pembinaan Paling Konsisten
Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto dalam puncak HEKRAFNAS 2026, menyambut baik kolaborasi tersebut. Menurutnya, pelaku ekonomi kreatif adalah aset bangsa yang harus dijaga.
"Saya sangat berbahagia bisa hadir di tengah orang-orang hebat, orang-orang kreatif yang bisa membawa Indonesia semakin luar biasa. Saya senang karena kalau banyak orang kreatif, Indonesia aman," kata Suyudi dalam sambutannya.
Suyudi menegaskan, Polri tidak hanya bertugas menjaga keamanan, tapi juga berada di barisan terdepan untuk menjaga keberlangsungan ekonomi kreatif.
"Dalam kesempatan yang baik ini, saya ingin meyakinkan bahwa Polri berada di depan untuk menjaga ekonomi kreatif," tegas Kapolri yang baru dilantik 1 Oktober 2026 menggantikan Jenderal Listyo Sigit Prabowo tersebut.
Ia juga menambahkan, bangsa yang dipenuhi orang-orang kreatif dan inovatif akan menjadi bangsa yang kuat dan bermartabat.
"Karena memang ketika Indonesia diemban oleh orang-orang yang kreatif, penuh dengan inovasi, saya yakin bangsa ini menjadi bangsa yang hebat, kuat, bermartabat," ungkapnya.
Sementara itu, Ketua Umum DPP GEKRAFS yang juga Anggota Komisi VI DPR RI, Kawendra Lukistian, menyampaikan bahwa dukungan Presiden Prabowo Subianto terhadap ekonomi kreatif sangat besar.
"Presiden Prabowo sangat komitmen dengan ekonomi kreatif, bahkan di Asta Cita dua kali beliau menyebutkan ekonomi kreatif. Tentunya perhatian beliau luar biasa dan ini tentunya menjadi semangat kita bersama. Masih banyak lagi yang kita perjuangkan," ujar Kawendra.
Menurut Kawendra, kolaborasi dengan Polri adalah langkah konkret untuk memastikan pelaku ekraf merasa aman dalam berkarya dan usahanya terlindungi dari pembajakan, penipuan, hingga penyalahgunaan karya.
Puncak HEKRAFNAS 2026 tidak hanya diisi MoU Polri-Gekrafs. Dalam kesempatan yang sama, GEKRAFS juga menandatangani MoU dengan Ditjen Kekayaan Intelektual Kementerian Hukum RI.
Selain itu, HEKRAFNAS 2026 juga meluncurkan maskot resmi Gekrafs, Krafa dan Krafi, serta penganugerahan EKRAF Awards dan penyerahan rekor MURI atas 131 hari Roadshow Ekonomi Kreatif.
Kegiatan ini turut dihadiri Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad, Menekraf Teuku Riefky Harsya, Wamenekraf Irene Umar, Wamenbud Giring Ganesha, serta perwakilan DPW, DPLN, Gekrafs Kampus dan Gekrafs School se-Indonesia.
Dengan adanya MoU ini, Polri dan GEKRAFS sepakat memperkuat sinergi lintas sektor, agar ekonomi kreatif benar-benar menjadi mesin baru pertumbuhan ekonomi nasional yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat
[Redaktur: Ropang]