SIDIKALANG.METROJAKARTANEWS.ID, Sidikalang - Persoalan data desil penerima bantuan sosial kembali menjadi sorotan di Kabupaten Dairi, Sumatera Utara.
Sejumlah warga mempertanyakan akurasi data sosial ekonomi karena mengaku kondisi kehidupan mereka tidak sesuai dengan data yang tercatat.
Baca Juga:
Disdik Sumut Minta Dokumen Dana BOS SMAN 2 Sidikalang TA 2025, Salah Satu Sekolah Pemeriksaan BPK di Dairi
Salah satunya dialami Pransekda Berutu dan Herawati br Tumanggor, warga Dusun III Kelurahan Batang Beruh, Kecamatan Sidikalang. Keluarga tersebut mengaku telah lebih dari 6 tahun tidak menerima bantuan sosial dan kini tercatat dalam Desil 8.
Pransekda mengatakan, pihaknya telah berupaya mengajukan perubahan data setelah mengetahui kondisi ekonomi keluarganya tidak sesuai dengan data yang tercatat.
“Sudah lebih dari 6 tahun kami tidak dapat bantuan, termaksud anak-anak juga tidak bisa dapat KIP dari sekolah. Setiap kami tanyakan ke pihak kelurahan, jawabannya selalu mengatakan penurunan desil harus diurus ke Dinas Sosial,” ujar Pransekda saat dikonfirmasi, MetroJakartaNews.id, Selasa (29/9/2026).
Baca Juga:
Laka di SM Raja Sidikalang, Pemotor 17 Tahun Patah Tangan dan Robek Kepala
Menurutnya, pada Agustus 2026 ia telah datang langsung ke Dinas Sosial Dairi untuk mengajukan penurunan desil dengan membawa sejumlah dokumen pendukung.
Namun, setelah kembali mempertanyakan perkembangan pengajuan tersebut, dirinya mengaku masih tercatat dalam Desil 8.
Ia juga mempertanyakan data kondisi rumah yang tercantum dalam pendataan.