SIDIKALANG.METROJAKARTANEWS.ID, Sidikalang - Pengelolaan Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) SMAN 2 Sidikalang Tahun Anggaran (TA) 2025 menuai sorotan.
Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Martabat Prabowo Gibran mempertanyakan kejanggalan yang diduga terjadi pada pos Pengembangan Perpustakaan dan Pembayaran Kehormatan pada Tahap I dan Tahap II.
Baca Juga:
Peran Kurir dan Pemasok Ganja, Polres Dairi Ringkus Tiga Warga Sidikalang
Berdasarkan data resmi Dana BOS Kemdikbud yang diterima redaksi, SMAN 2 Sidikalang dengan jumlah siswa penerima 1.068 orang, menerima dana BOS dalam dua tahap dengan status Sedang Disalurkan.
RINCIAN TAHAP I
Dana BOS SMAN 2 Sidikalang Tahun 2025 Tahap I sebesar Rp 843.720.000 cair pada tanggal 22 Januari 2025. Total penggunaan yang dilaporkan sebesar Rp 810.203.920.
Rincian penggunaannya sebagai berikut:
- Penerimaan Peserta Didik Baru: Rp 7.065.000
- Pengembangan Perpustakaan: Rp 365.447.000
- Kegiatan Pembelajaran dan Ekstrakurikuler: Rp 24.000.000
- Kegiatan Asesmen/Evaluasi Pembelajaran: Rp 48.436.000
- Administrasi Kegiatan Sekolah: Rp 124.654.520
- Pengembangan Profesi Guru dan Tenaga Kependidikan: Rp 13.533.000
- Berlangganan Daya dan Jasa: Rp 25.632.400
- Pemeliharaan Sarana dan Prasarana Sekolah: Rp 26.436.000
- Menyediakan Alat Multi Media Pembelajaran: Rp 73.000.000
- Pembayaran Kehormatan: Rp 102.000.000
Baca Juga:
City Run 6K Meriahkan Jubileum 50 Tahun HKBP Sidikalang II, Diikuti Ratusan Pelajar, Kolaborasi DM COMUNITY dan PASI Dairi
RINCIAN TAHAP II
Dana BOS SMAN 2 Sidikalang Tahun 2025 Tahap II sebesar Rp 843.432.760 cair pada tanggal 17 September 2025. Total penggunaan yang dilaporkan sebesar Rp 862.413.700.
Rincian penggunaannya sebagai berikut:
- Penerimaan Peserta Didik Baru: Rp 0
- Pengembangan Perpustakaan: Rp 447.066.119
- Kegiatan Pembelajaran dan Ekstrakurikuler: Rp 28.800.000
- Kegiatan Asesmen/Evaluasi Pembelajaran: Rp 46.416.000
- Administrasi Kegiatan Sekolah: Rp 134.719.700
- Pengembangan Profesi Guru dan Tenaga Kependidikan: Rp 15.233.331
- Berlangganan Daya dan Jasa: Rp 26.720.050
- Pemeliharaan Sarana dan Prasarana Sekolah: Rp 51.108.500
- Menyediakan Alat Multi Media Pembelajaran: Rp 0
- Pembayaran Kehormatan: Rp 112.350.000
"Yang kami pertanyakan adalah pos Pengembangan Perpustakaan Tahap I sebesar Rp 365.447.000 dan Tahap II sebesar Rp 447.066.119. Jika ditotal hampir Rp 812,5 Juta dalam satu tahun anggaran. Buku apa saja yang dibeli? Mana faktur SIPLah-nya? Mana fisik bukunya? Harus transparan," ujar Tenno dikonfirmasi Sidikalang.MetrojakartaNews.id, Senin (28/9/2025).