SIDIKALANG.WAHANANEWS.CO, Sidikalang - Komitmen PT Dairi Prima Mineral (DPM) terhadap budaya lokal kembali nyata. Perusahaan tambang ini menunjukkan dukungan langsung terhadap kegiatan "Lestarikan Budaya dan Seni Pakpak" yang digelar Sanggar Tari Sada Kuta Ethnic.
Pantauan WahanaNews.co, para penari Sanggar Sada Kuta Ethnic tampil memukau dengan pakaian adat Pakpak berwarna biru dan merah berornamen khas. Mereka berfoto bersama di depan spanduk PT DPM yang bertuliskan dukungan terhadap pelestarian seni dan budaya Pakpak.
Baca Juga:
Baru Kerja 20 Hari, ART Wakil Ketua DPRD Solo Gasak Perhiasan Belasan Juta
Kegiatan ini menjadi bukti bahwa PT DPM tidak hanya fokus pada sektor pertambangan, tetapi juga hadir mendukung pelestarian identitas budaya masyarakat Dairi.
Apresiasi PB-LKP
Dukungan PT DPM mendapat apresiasi tinggi dari Pengurus Besar Lembaga Kebudayaan Pakpak.
"Kami dari PB LKP sangat berterima kasih kepada PT DPM yang telah turut membantu dan support dalam rangka memeriahkan Festival Lomba Cipta Lagu Pakpak memperebutkan Piala Bupati Dairi," ujar Drs. R. Zuhri Bintang, Ketua Umum PB-LKP, saat dikonfirmasi WahanaNews.co, Minggu (5/9/2026).
Baca Juga:
Guruh Soekarnoputra Tutup Usia 73 Tahun, PDIP Kibarkan Bendera Setengah Tiang 7 Hari
Ia menambahkan, Sanggar Sada Kuta Ethnic menampilkan sendra tari kreasi Pakpak yang terpadu dan memukau penonton. Sanggar ini juga turut sebagai peserta Cipta Lagu Pakpak serta memberikan bantuan berupa lucky draw sebagai hadiah hiburan.
"Kami menilai ternyata PT DPM punya kepedulian untuk pengembangan dan pelestarian Budaya Pakpak. Sekali lagi terima kasih buat PT DPM. Semoga kolaborasi kebersamaan ini dapat terjalin terus dengan baik dan sukses untuk kita semua," pungkasnya.
Semangat "Njuah-njuah banta karina"
Dukungan PT DPM juga mendapat apresiasi dari masyarakat. Seni dan budaya Pakpak merupakan warisan leluhur yang harus terus dijaga agar tidak punah ditelan zaman.