- Edukasi lingkungan tentang bahaya sampah plastik
- Aksi mengumpulkan sampah plastik (clean up) di sekitar Sungai Deli
- Permainan interaktif ramah lingkungan
- Penulisan pesan lingkungan
- Nominasi Eco Appreciation sebagai bentuk apresiasi kepada kelompok peserta
Ketua Panitia Sehari Sebumi, Lowla Santa Claudia Manurung, berharap kegiatan ini dapat menjadi pemantik kesadaran kolektif.
Baca Juga:
Kios Pupuk Bersubsidi di Sitinjo II Dairi Selalu Tutup, Petani Terancam Gagal Panen
"Kami berharap peserta bisa lebih sadar bahwa sampah plastik adalah masalah bersama. Setelah kegiatan ini, mereka juga diharapkan bisa mengambil peran aktif dalam menjaga lingkungan, dimulai dari hal-hal sederhana di sekitar mereka," ujar Lowla dikonfirmasi MetroJakartaNews.id, Minggu (11/10/2026).
Bagikan Tumbler Sebagai Simbol Perubahan
Sebagai bentuk apresiasi, setiap peserta mendapatkan tumbler. Pemberian tersebut menjadi simbol dan pengingat bahwa upaya mengurangi sampah plastik dapat dimulai melalui kebiasaan sehari-hari, seperti menggunakan wadah minum yang dapat dipakai berulang kali.
Baca Juga:
Parit di Kuta Gambir Sumbat Penuh Sampah, Pemkab Dairi Diminta Turun Tangan
Menurut Lowla, perubahan perilaku menjadi kunci utama setelah kampanye.
"Kami berharap kegiatan ini bisa menjadi langkah awal bagi peserta untuk lebih peduli terhadap lingkungan dan menerapkan kebiasaan yang lebih ramah lingkungan, bahkan setelah acara selesai," tutupnya.
Ia juga menambahkan bahwa melalui kampanye puncak Sehari Sebumi ini, pesan pengurangan sampah plastik dapat diteruskan oleh peserta ke lingkungan masing-masing.